Rabu, 07 Desember 2011

Sebuah keinginan yang terbaik buat kita semua

"tidak ada suatu proses yang sengaja dibuat untuk mempersulit kalian, kita sebagai dosen hanya ingin memberikan yang terbaik buat kalian"

Sebuah kutipan yang saya dapat di hari ini, di sebuah gedung auditorium, dengan peserta adalah mahasiswa tingkat akhir. itu adalah akhir dari sebuah kalimat yang dilontarkan oleh salah satu dosen saya. saya tahu semua pasti menginginkan yang terbaik buat semuannya, namun kadar dari "terbaik" itupun berbeda-beda.bisa jadi, kita tidak bisa maju ujian proposal tahap 1, itu yang terbaik buat kita. tidak bisa lulus tanpa revisi pada ujian proposal tahap 1, itu juga yang terbaik buat kita.tolak ukur dari sebuah kata "terbaik" itu berada pada persepsi masing-masing orang.
ada sebuah kalimat yang tentunya sering kita dengar.

"Belum tentu apa yang menurut kita itu terbaik buat kita, baik juga dimata Allah"

kita sebagai manusia hanya bisa berdo'a agar diberikan yang terbaik oleh Allah. hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk bisa jadi yang terbaik buat orang-orang sekeliling kita.
buat ayah dan ibu kita yang telah mencurahkan seluruh kasih sayangnya dan do'a-do'a yang dipanjatkan disetiap sujudnya. buat keluarga kita, saudara-saudara kita yang selalu mendukung,memberi support agar tetap bisa berdiri tegak dikala yang lain sedang runtuh.
buat dosen-dosen kita yang senantiasa tanpa pamrih memberikan ilmu kepada kita supaya kelak kita menjadi insan yang mulia. buat semua orang yang selalu ada disaat kita membutuhkannya, teman-teman yang ada disamping kita bukan di kala senang, namun selalu ada disaat kita sedang membutuhkan dukungannya. kita ada untuk mereka yang telah memberi warna pada hidup kita, ada untuk membahagiakan mereka, ada untuk senantiasa bersyukur memiliki mereka. hanya bisa melakukan yang menurut kita itu terbaik buat semuanya. walaupun mungkin pandangan orang itu bukan yang terbaik buat semua. semoga senantiasa hari-hari yang kita lalui kedepan memberikan manfaat buat semua orang. karena...

"sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat buat orang lain"

saya yakin, apa yang kita lakukan akan kembali kepada kita sendiri.
bukan percaya pada karma, tetapi lebih meyakini bahwa apa yang kita lakukan selalu kembali kepada kita.entah apa itu hal buruk ataupun yang kurang baik, semua pasti akan kembali kepada kita.

dan saya hanya bisa berharap kepada bapak ibu dosen,, mohon jangan persulit prosedur saya untuk mencapai kelulusan, saya tahu bapak ibu gencat-gancatnya mengatakan
"dosen itu tidak mempersulit kalian, kalian sendiri yang membuatnya menjadi sulit"
saya percaya bahwa bapak ibu dosen tidak semuanya memiliki pribadi yang mungkin bisa dikatakan "luar biasa".saya sangat berterima kasih sekali pada bapak ibu yang mendedikasikan hidupnya untuk membagi ilmunya tanpa pamrih,,saya hanya mahasiswa yang IP nya juga tidak di atas rata2 namun memiliki semangat tinggi untuk bisa.saya bukan mencoba menggurui hanya mencoba sedikit mengingkatkan..coba bayangkan saja, anak bapak-ibu dosen sendiri sedang melakukan sidang ujian proposalnya,pasti bapak-ibu sangat cemas dengan keadaan,
bagaimana ya sidang anak ku?
apakah nanti anakku bisa menjelaskan Laporan Akhirnya dengan lancar?
semoga nanti dosen pengujinya melontarkan pertanyaan yang sesuai?
dan lain sebagainya.. begitu juga ayah dan ibu saya pak bu dosen,, oleh karena itu, saya tidak memohon kepada bapak ibu dosen supaya ujian nantinya tidak banyak pertanyaan yang Anda lontarkan,karena saya tahu, pertanyaan-pertanyaan yang Anda lontarkan adalah demi keberhasilan aplikasi saya nanti,saya cuma berharap, bapak ibu dosen bisa memposisikan diri selaknya, cuma berharap untuk menguji dengan selayaknya.bayangkan saja jika anak Anda mengalami ujian yang luar biasa hebatnya (ujian yang mengguncang mentalnya,red)
ahh saya rasa tidak perlu dideskripsikan bagaimana perasaannya, saya rasa Anda sudah pasti bisa merasakannya sendiri...

saya adalah mahasiswa tingkat akhir, yang hanya bisa melakukan apa yang menurut saya itu terbaik buat semua orang.hanya bisa melakukan sesuatu yang bisa membuat proses kelulusan saya ini lancar.hanya bisa melakukan yang memang saya mampu untuk melakukan.dan buat orang-orang yang merasa bahwa sebuah sikap yang menurut saya itu terbaik namun menurut Anda kurang baik.saya mohon maaf, sebuah permohonan maaf bukan semata-mata karena semua salah saya, karena saya hanyalah manusia yang mencoba melakukan yang terbaik buat semua orang..

tak ada manusia yang sempurna di dunia ini...

1 komentar: